Ketika beberapa polutan lingkungan tertelan ke dalam tubuh manusia, mereka dapat menghasilkan zat beracun di usus, seperti dibutil hidrokuinon, bayam, karsinogen tertentu (seperti nitrit) dan logam berat tertentu (seperti Pb, Cd), Hg, konsentrasi tinggi Cu, Zn, dll, serat pangan berfungsi mempercepat ekskresi dan detoksifikasi. Serat makanan dapat mempercepat gerak peristaltik usus, mempercepat ekskresi zat beracun, sehingga menghasilkan detoksifikasi. Oleh karena itu, serat pangan dapat digunakan sebagai penghalang terakhir terhadap polutan lingkungan tertentu agar tidak membahayakan tubuh manusia, sehingga disebut juga dengan “detoksifikasi alami”.
